Akhirnya tepat pukul 9 malam 'ayyasy tertidur, padahal biasanya pukul 7 dia sudah terlelap. Perlu waktu setengah jam untuk menggiringnya tidur malam ini. Hari ini memang tak seperti biasanya, jadwal tidurnya berubah.
Ini semua berawal dari aktifitasnya tadi malam. Entah karena mimpi atau ingatan aktifitas di siang hari, pukul 10.35 malam tiba-tiba ia membangunkanku dan bercerita tentang pesawat terbang.
"mi bangun!" katanya sambil menyentuh pipiku.
"adek aek keawat sampe auh (adek naek pesawat sampai jauh)." kulihat tangan kanannya diangkat menari-nari ke kanan kekiri.
"oh ya? trus gimana?" kurespon dengan suara lemah karena kantuk masih sangat terasa.
"tyus keawatnya tebang auh."
"uh... uh... uh... " sepertinya tengah menirukan suara pesawat yang tengah terbang tinggi.
"adik naeknya sama siapa aja?"
"ama abi, umi, pakde!"
"yang bawa pesawatnya siapa, dik?"
"adek!" katanya dengan yakin.
"ya udah, besok naik lagi ya. sekarang tidur lagi!" kataku sambil sangat mengantuk.
"mi, adek mau mimi utih!"
"ya, adek tunggu sini dulu umi ambilkan air putihnya!" iapun manut menungguku...
Minum air putih di malam hari memang menjadi kebiasaannya 6 bulan ini. setelah tidak lagi mimi ASI, ia memang lebih sering minta minum air putih dari pada susu formula, terutama di malam hari.
Setelah minum, ku minta ia untuk kembali tidur. Namun, ternyata dia masih ingin bercerita tentang pesawat dan yang lainnya. Meski sangat mengantuk, masih kudengarkan ceritanya dan tetap kurayu ia untuk kembali tidur. sepuluh menit kemudian iapun kembali tidur, mungkin membawa ceritanya kembali ke alam mimpi.
Pukul 1.40 ia kembali terbangun, kali ini sambil menangis. Tangisan yang ia bawa dari alam mimpi. Ya, sepertinya ia mengalami night terror alias teror dimalam hari. Ini memang bukan yang pertama kalinya ia mengalami hal ini. Setelah trauma yang dialaminya saat di rawat di RS 8 bulan lalu, dia memang sering mengalaminya. Tiba-tiba saja di malam hari ia terbangun dengan menangis, menjerit sampe badan mengejang. Tapi kalau diperhatikan, sebenernya dia masih tertidur. Biasanya akan sulit sekali untuk menenangkannya dalam keadaan seperti itu. Karenanya, biasanya saya bangunkan ia terlebih dahulu dengan membawanya ke ruangan lain. Terkadang dengan memeluknya, ia akan terbangun dan kembali tidur. Namun sering juga sulit baginya menyadari keadaan sekeliling sehingga tangisnya akan sedikit lama. kalau sudah seperti itu, biasanya saya membawanya ke dapur yang masih gelap sambil berkata "liat dik, gelap sekali!" dengan bagitu dia akan membuka mata dan menyadari keadaan sekeliling. Setelah itu, barulah saya menenangkannya dan bertanya maukah dia minum, atau kembali tidur.
Ya, itulah kejadian tapi malam. Dua kali terbangun di malam hari, membuatnya bangun 1,5 jam lebih siang. Itulah yang sepertinya membuat ia baru mengantuk jam 2 siang. Dan karena ia baru bangun pada pukul 4.35 sore, jadilah waktu tidur malamnya pun bergeser 2 jam lebih malam dari biasanya.
ya, tidurlah yang nyenyak, nak!
Semoga Allah merahmati dan melindungimu selalu. amin...
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact