Beberapa hari ini banyak hal tiba-tiba berubah. Beberapa persoalan tiba-tiba datang, membuat kami harus lebih banyak bicarakan banyak hal dan menyusun rencana kedepan lebih matang.
Aku disampingnya, tak bisa melakukan banyak hal. Ah, sesungguhnya aku benci situasi seperti ini. Aku merasa sebenarnya dia yang paling terluka diantara yang lain, aku bisa merasakannya. Aku bahkan melihatnya sempat terjatuh beberapa saat, namun ia segera bangkit dan tak menangisinya. Itu yang aku kagumi saat ini darinya. Ia melawan rasa sakitnya dengan berfikir lebih positif, tetap khusnudzon pada Nya dan melakukan apa yang bisa ia lakukan dengan sebaik-baiknya.Bila orang lain bahagia, kenapa kita malah bersedih? katanya.
yup... kita seharusnya memang ikut berbahagia!

0 komentar:
Posting Komentar