Selasa, 06 September 2016 0 komentar

6 september 2016


Masa lalu yang buruk terkadang datang tiba-tiba, membuat hati begitu terluka. Beberapa episode buruk menghantui, membuat hati sulit memaafkan... 
An unexplainable feeling.... sulit sekali menjelaskannya....

Yah, masa lalu tak kan bisa ku ulang. Masa lalu hanya bagian cerita yang sudah terlewatkan. Aku tak kan bisa mengubahnya sama sekali. Itulah mengapa seringkali jantung terasa tertusuk perih saat mengingat setiap episode sulitnya. Seringkali aku tak bisa berdamai dengan masa lalu yang perih. 

Namun kemudian aku sadar, aku masih bisa memperbaikinya... aku bisa menjadi lebih baik di masa depan.

Hanya tengah ingin berdamai dengan diriku yang dulu, yang masih sedikit belajar...
Rabu, 31 Agustus 2016 0 komentar

Mulai merefresh diri

Yuppp... 
Ini dia salah satu langkah yang kuambil dalam rangka merefresh diri yang lagi nge "hang", baca bukunya Ismail Kamdar. 

Baru satu hadist kubaca, udah ngerasa semangat ingin mengakhiri masalah buruk ini. 

Tunjukkan JalanMu yaa Allah... 

0 komentar

Harus diRefresh

Tolonggg...!!!
Akhir akhir ini aku merasa lagi nge"hang"
Aku tengah dilanda sindrom kehilangan fokus.
Sedang kacau menentukan beberapa target yang harus dicapai
Lagi ruwet mengatur waktu
Gagal dalam perencanaan
Sulit bergerak teratur

Ini burukkk sekali....
Harus segera di refresh... 

Selasa, 30 Agustus 2016 0 komentar

You and Me


Terkadang, rencana kita tidak sejalan dengan takdir yang Allah catatkan. Kita merencanakan A tapi kemudian Allah menentukan B. Namun meskipun demikian, bukan berarti kita hanya berpasrah diri tanpa berikhtiar melakukan sesuatu. Ada ruang dan kesempatan bagi kita untuk berusaha melakukan sesuatu yang menurut kita baik. Karena Allah memberikan potensi kebaikan bagi kita untuk berfikir dan berikhtiar seoptimal mungkin. Dan hasil akhirnya tentu saja Allah yang menentukan, dan kita harus tawakal padaNya karena ketentuan Allah itu pastilah baik untuk hambaNya. Memang terkadang sulit menerima, saat sesuatu tidak berjalan dengan apa yang kita inginkan. Tapi percaya saja, Allah memberikan kebaikan dibalik semua rencanaNya.

Aku yakin Allah tengah memberikan kami ruang dan kesempatan untuk lebih banyak berdo'a dan juga belajar. Belajar menghargai arti kebersamaan, belajar lebih mandiri, dan terutama belajar untuk lebih bersabar dan tawakkal. Kami belajar untuk terus memupuk cinta dari jarak yang tak dekat.


Rabu, 22 Juni 2016 0 komentar

Surat Cinta dari Adik Kecilku

Baru saja menemukan kembali 2 lembar surat yang sudah kusimpan sejak kurang lebih 11 tahun lalu. Surat dari adik perempuanku yang saat itu masih berumur 8 tahun. Aku ingat, saat menerima surat itu aku sedang kuliah di jogja. Usia kami memang terpaut 10 tahun, jadi saat aku kuliah ia masih duduk di bangku SD. Surat itu dititipkannya pada saudara yang kebetulan tengah pergi ke jogja. 
Membaca surat itu rasanya senang, terharu dan terutama merasa lucu. Tidak berbeda dengan saat itu, saat kutemukan kembali dan membacanya lagi saat ini... aku juga masih merasa senang, terharu dan tertawa lucu. 
Senang karena adikku satu ini begitu menyayangiku, surat itu menjadi pengobat rindu padanya saat itu. Terharu, karena aku merasa ada kepercayaan dalam dirinya padaku hingga ia mencurahkan apa yang ia rasakan walaupun kami jauh. Meskipun ia masih kecil, tapi ia sudah punya mimpi, ia ingin sekali kuliah di jogja sepertiku. Dan yang begitu lucu adalah bahasanya khas anak-anak. Ia masih sangat polos, tapi sangat mengagumkan. 
Dan, ini dia surat yang ia tulis....

Kini, ia telah tumbuh menjadi seseorang yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Berhijab lebar dengan manis, akhlaqnya semakin baik, ilmu agamanya yang bertambah luas. Ia kini sudah menjelma menjadi mahasiswi cantik yang membanggakan kedua orangtua kami. Satu hal yang paling membahagiakan untukku adalah diusianya saat ini, ia bisa lebih baik dariku. Semoga semakin hari, ia semakin baik dan semakin dicintai Allah. Aamiin...
Sejak masih SD ternyata dia sudah mau kuliah ke jogja, dan lihat saja sekarang satu persatu mimpinya tercapai. 9 tahun kemudian Allah mengabulkan do'anya untuk kuliah di jogja. Jadi teman, jangan ragu untuk bermimpi. Mintalah pada Allah supaya Ia mengabulkan apa yang kita inginkan, karena sesungguhnya Ia maha mendengar. Jangan pernah putus asa bila kemudian Allah belum juga mengabulkan do'a-do'a yang kita panjatkan, karena Ia maha tahu apa yang terbaik untuk kita. Ia tahu kapan waktu terbaik untuk mengabulkan do'a kita.
  
Sabtu, 16 April 2016 0 komentar

Catatan sederhana tentang J O D O H




Hari ini ia memberikan teguran, dan aku merasa itu berarti banyak hal untukku. 1 nasihatnya bisa menahan beberapa langkahku menuju neraka.


Itu Jodohku... Alhamdulillah... 
Bagaimana dengan jodohmu? :-)

Yah... bicara tentang jodoh memang rumit. Ia penuh dengan teka-teki, pengetahuan kita tentang siapa yang kelak akan menjadi pasangan kita begitu terbatas, dan Allah sajalah satu-satunya Dzat yang tahu tentang kepastiannya. Sebelum  saatnya tiba, Kita tidak akan tahu, jodoh seperti apa yang akan kita dapatkan kelak, jodoh yang betul-betul sesuai dengan yang kita inginkan atau jodoh yang kita butuhkan?? Ada yang perjalanannya mudah, ada juga yang sulit.
Allah telah mencatatkannya di catatan takdir kita. Tapi, bukan berarti kita pasrah begitu saja... Jodoh harus kita jemput dengan cara yang baik. Perlu ikhtiar sebaik mungkin mendapatkan yang baik.
Yakin sajalah pada janji Allah dalam Alquran:
"Perempuan-perempuan yang keji diperuntukkan bagi laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji juga diperuntukkan untuk perempuan yang keji, sedangkan perempuan perempuan yang baik diperuntukkan bagi laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik juga diperuntukkan bagi perempuan-perempuan yang baik" 
Baca saja dalam surat An-Nur:26.

Bagaimana jodoh yang baik menurut versiku?

"Ia yang mampu membuat keimanan kita pada Allah semakin besar. Ia yang senantiasa memotivasi kita pasangannya untuk terus berbekal untuk kehidupan akhirat yang kekal. Ia yang selalu mengingatkan kita akan penghancur segala kenikmatan dunia, yakni kematian. Ia yang selalu mengajak kita bertaubat, ia yang tanpa lelah mengingatkan kewajiban-kewajiban kita sebagai hamba Allah. Ia yang mengajarkan kebaikan. Ia yang membuat kita semakin takut pada siksa Allah, ia yang mengingatkan kita untuk terus bersabar dan menambah rasa syukur dan takwa pada Allah. Ia yang mempergauli kita dengan akhlaq yang baik, dan yang membawa ketentraman. Bersamanya sakinah mawaddah warahman"

Memilih jodoh itu harus dengan keyakinan, bukan dengan rasa yang setengah setengah, bukan dengan separuh hati. Bila tidak mantap, bila ragu, itu tandanya harus dikembalikan pada Allah... 

Lalu pertanyaan selanjutnya.....
Sudahkan kita menjadi jodoh yang baik untuk pasangan kita???

Bagi seorang istri (terutama si aku ini yang harus banyak introspeksi) sudahkan kita termasuk dalam 3 kunci kebahagiaan seorang laki-laki?
Rasulullah pernah mengatakan bahwa salah satu dari 3 kunci kebahagiaan seorang laki-laki adalah ISTRI SHOLIHAH YANG JIKA DIPANDANG MEMBUATMU SEMAKIN SAYANG DAN JIKA KAMU PERGI MEMBUATMU MERASA AMAN, DIA BISA MENJAGA KEHORMATAN DIRINYA DAN HARTAMU...

Sepertinya sederhana ya, padahal pada kenyataannya sulit. Karena dipandang semakin sayang dan menyenangkan itu tidak hanya terbatas pada paras cantik dengan dandanan menor, tapi juga ketaatan yang luar biasa. Perlu ikhtiar yang sungguh-sungguh, perlu ilmu yang banyak, perlu kesabaran tak terbatas... 

                                             Untukmu, Cinta...
                                    Terimakasih tegurannya

                                              Ummu 'Ayyasy




Rabu, 24 Februari 2016 0 komentar

Ide ohh ide

Sering sekali banyak ide berkeliaran dalam kepala, tidak dapat tertuangkan dalam tulisan karena rutinitas yang tak dapat ditunda. Catatan kecil ide yang terpotong-potong memang sangat membantu di waktu kemudian, tapi ada kalanya juga semua itu tak bisa menolong karena mood yang sudah berbeda. Perlu keinginan kuat, ketekunan, hati yang penuh warna, semangat dan niat yang baik...
 
;