Sabtu, 16 April 2016 0 komentar

Catatan sederhana tentang J O D O H




Hari ini ia memberikan teguran, dan aku merasa itu berarti banyak hal untukku. 1 nasihatnya bisa menahan beberapa langkahku menuju neraka.


Itu Jodohku... Alhamdulillah... 
Bagaimana dengan jodohmu? :-)

Yah... bicara tentang jodoh memang rumit. Ia penuh dengan teka-teki, pengetahuan kita tentang siapa yang kelak akan menjadi pasangan kita begitu terbatas, dan Allah sajalah satu-satunya Dzat yang tahu tentang kepastiannya. Sebelum  saatnya tiba, Kita tidak akan tahu, jodoh seperti apa yang akan kita dapatkan kelak, jodoh yang betul-betul sesuai dengan yang kita inginkan atau jodoh yang kita butuhkan?? Ada yang perjalanannya mudah, ada juga yang sulit.
Allah telah mencatatkannya di catatan takdir kita. Tapi, bukan berarti kita pasrah begitu saja... Jodoh harus kita jemput dengan cara yang baik. Perlu ikhtiar sebaik mungkin mendapatkan yang baik.
Yakin sajalah pada janji Allah dalam Alquran:
"Perempuan-perempuan yang keji diperuntukkan bagi laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji juga diperuntukkan untuk perempuan yang keji, sedangkan perempuan perempuan yang baik diperuntukkan bagi laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik juga diperuntukkan bagi perempuan-perempuan yang baik" 
Baca saja dalam surat An-Nur:26.

Bagaimana jodoh yang baik menurut versiku?

"Ia yang mampu membuat keimanan kita pada Allah semakin besar. Ia yang senantiasa memotivasi kita pasangannya untuk terus berbekal untuk kehidupan akhirat yang kekal. Ia yang selalu mengingatkan kita akan penghancur segala kenikmatan dunia, yakni kematian. Ia yang selalu mengajak kita bertaubat, ia yang tanpa lelah mengingatkan kewajiban-kewajiban kita sebagai hamba Allah. Ia yang mengajarkan kebaikan. Ia yang membuat kita semakin takut pada siksa Allah, ia yang mengingatkan kita untuk terus bersabar dan menambah rasa syukur dan takwa pada Allah. Ia yang mempergauli kita dengan akhlaq yang baik, dan yang membawa ketentraman. Bersamanya sakinah mawaddah warahman"

Memilih jodoh itu harus dengan keyakinan, bukan dengan rasa yang setengah setengah, bukan dengan separuh hati. Bila tidak mantap, bila ragu, itu tandanya harus dikembalikan pada Allah... 

Lalu pertanyaan selanjutnya.....
Sudahkan kita menjadi jodoh yang baik untuk pasangan kita???

Bagi seorang istri (terutama si aku ini yang harus banyak introspeksi) sudahkan kita termasuk dalam 3 kunci kebahagiaan seorang laki-laki?
Rasulullah pernah mengatakan bahwa salah satu dari 3 kunci kebahagiaan seorang laki-laki adalah ISTRI SHOLIHAH YANG JIKA DIPANDANG MEMBUATMU SEMAKIN SAYANG DAN JIKA KAMU PERGI MEMBUATMU MERASA AMAN, DIA BISA MENJAGA KEHORMATAN DIRINYA DAN HARTAMU...

Sepertinya sederhana ya, padahal pada kenyataannya sulit. Karena dipandang semakin sayang dan menyenangkan itu tidak hanya terbatas pada paras cantik dengan dandanan menor, tapi juga ketaatan yang luar biasa. Perlu ikhtiar yang sungguh-sungguh, perlu ilmu yang banyak, perlu kesabaran tak terbatas... 

                                             Untukmu, Cinta...
                                    Terimakasih tegurannya

                                              Ummu 'Ayyasy




 
;